TOKOH WANITA MISTIS & LEGENDARIS DI INDONESIA

I. Kanjeng Ratu Kidul
Sosok Kanjeng Ratu Kidul dipercaya se­bagai penjaga dan penguasa lautan di Selatan Jawa (Samudra Hindia), ia dikenal oleh banyak orang dari Sunda, Jawa dan Bali. Banyak pendapat seputar asal-usul sosok wanita mistis ini. Ada yang me­ngatakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul se­sungguhnya adalah Ratu Bilqis, istri Nabi Sulaiman. Dikisahkan, setelah wafatnya Nabi Sulaiman, Ratu Bilqis mengasingkan diri ke suatu negeri dan bertapa hingga memiliki kesaktian yang mumpuni. Le­genda lain menyebutkan jika ia adalah Dewi Nawang Wulan, sosok bidadari yang pernah diperistri Jaka Tarub. Menu­rut keyakinan suku Jawa, Kanjeng Ratu Kidul dipercaya memiliki pembantu setia bernama Nyi Roro Kidul yang menyukai warna hijau. Ia akan mengambil orang­orang yang mengenakan pakaian hijau yang berada di wilayah pantainya untuk dijadikan pelayan atau pasukannya. tle­dangkan di kalangan masyarakat Sunda berkembang anggapan bahwa Ratu Kidul merupakan titisan dari seorang putri Pa­jajaran. Konon, sang putri bunuh diri ke laut Selatan karena tak kuat menanggung malu keluarganya akibat menderita suatu penyakit. Dalam kepercayaan Jawa, so­sok ini dianggap sebagai Nyi Roro Kidul, pembantu setia Kanjeng Ratu Kidul. Hal ini berdasarkan kepercayaan bahwa Ratu Kidul berusia jauh lebih tua dan mengua­sai Laut Selatan jauh lebih lama sebelum adanya sejarah Kerajaan Pajajaran. Hing­ga kini tidak diketahui secara pasti kapan legenda ini mulai dikenal. Tapi, legenda mengenai sosok Kanjeng Ratu Kidul telah menjadi legenda yang paling spektakuler. Bahkan pemilik hotel yang berada di pan­tai selatan Jawa dan Bali menyediakan ru­ang khusus bagi Sang Ratu, yaitu kamar 327, 308, dan 2401. Kamar tersebut se­ngaja dikosongkan tapi selalu dirawat dan diberi sesaji setiap hari.

2. Nenek Lampir (Mak Lampir)
Legenda Mak Lampir atau yang dikenal dengan sebutan Nenek Lampir meru­pakan legenda masyarakat di kaki Gunung Marapi di Sumatra Barat. Legenda ini berkaitan erat dengan Legenda 7 Manusia Harimau karena berasal dari tempat yang sama. Konon, Mak Lampir adalah seorang putri yang berasal dari kerajaan kuno di daerah Champa. Ia dibuang karena men­cintai kepala pengawalnya, yaitu Datuk Panglima Kumbang. Sang putri pun sedih dan menyepi ke puncak gunung merapi hingga memiliki kesaktian yang tiada banding. Sementara itu, Datuk pang­lima kumbang yang telah lama mencari sang putri tidak pernah menemukannya. Hingga akhirnya mereka dipertemukan kembali dalam sebuah pertempuran yang menewaskan sang datuk. Putri pun sadar jika sebenarnya datuk juga mencintai di­rinya. Dengan kesedihan yang mendalam, ia mengerahkan seluruh kesaktiannya dan mengikat jiwa datuk ke bumi. Datuk pun berhasil hidup kembali, meski Mak Lampir harus kehilangan wajah cantiknya. Sayangnya, Datuk berpendapat lain ke­tika melihat wajah Mak Lampir yang me-nyeramkan. Ia mengira Mak Lampir ada­lah setan dan penebar teror di kalangan masyarakat. Dari sinilah pertempuran keduanya berlanjut.

3. Nyi Roro Kidul
Dalam cerita rakyat Sunda disebutkan, Nyi Roro Kidul atau Putri Lara Kadita adalah putri kesayangan yang paling di­cintai ayahnya, Prabu Siliwangi. Selain dikagumi karena kecantikannya, sang pu­tri juga dikenal berbudi mulia. Tentu saja hal ini menimbulkan rasa iri dan dengki para selir Prabu Siliwangi. Puncaknya, para selir itu mengirim sihir sehingga sang putri menderita penyakit kulit yang tak ada obatnya. Sang putri pun terusir dari istananya dan berjalan menuju ke arah selatan untuk kemudian bertapa. Dalam tapanya, sang putri mendapat bisikan gaib untuk terjun ke Laut Selatan agar pulih dari sakitnya dan menjadi manusia sakti. Tapi syaratnya, sang putri harus tinggal di laut dan tidak bisa kembali ke bumi lagi. Sejak saat itu, ia disebut sebagai Nyi Roro Kidul, si penguasa Laut Selatan. Di sana ia bertakhta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang besar dan indah. Ada juga yang beranggapan jika Nyi Roro Kidul sama dengan Ratu Laut Kidul.

4. Nyi Blorong
Kharisma yang dimiliki Nyi Blorong sa­ngat kuat hingga dipercaya sebagai panglima terkuat di kerajaan makhluk ha­lus Laut Selatan. Dengan kemampuannya itu, ia dianggap sanggup mewujudkan setiap permintaan manusia yang menga­jaknya bersekutu. Nyi Blorong digambar­kan sebagai sosok wanita bertubuh ular yang mampu mendatangkan kekayaan bagi orang yang bersekutu dengannya. Konon, setiap kali Nyi Blorong datang akan meninggalkan keping-keping ema di tempat orang yang telah mengham­bakan diri kepadanya. Emas-emas itu sebenarnya merupakan sisik-sisik tubuh Nyi Blorong yang akan terus mengalami perubahan setiap kali menerima persem­bahan sesaji.

(Sumber: Buku Misteri Hantu Dunia)

<<< Info Unik & Misteri

Bagikan artikel ini di: