Fenomena Batu Hajar Aswad

Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diyakini berasal dari surga, jenis corundum yang terletak disudut tenggara Ka'bah. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang sangat terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semakin meredup karena dosa anak cucu Adam dan akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu tersebut terdiri dari 8 keping yang terkumpul dan diikat dalam lingkaran perak. Karena terus-menerus dicium dan diusap-usap oleh jutaan bahkan miliaran manusia untuk keperluan beribadah, batu hitam ini menjadi sangat licin. Batu ini memiliki aroma yang unik dan merupakan aroma wangi alami yang dimiliki batu Hajar Aswad.
Peneliti muslim percaya bahwa Ka'bah atau kota Mekah tempat batu Hajar Aswad berada adalah pusat dari planet Bumi, dan Ka'bah yang ada di Bumi berhubungan dengan Ka'bah di alam akhirat. Ditengah-tengah Kutub Utara dan Kutub Selatan, ada suatu area yang bernama Zero Magnetism Area atau area non magnet. Maksudnya, jika seseorang mengeluarkan kompas diarea tersebut, jarum kompasnya tidak akan bergerak karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub. Oleh sebab itu, seseorang yang tinggal di Mekah dipercaya akan hidup lebih lama, lebih sehat, karena tidak terlalu dipengaruhi oleh banyaknya kekuatan gravitasi. Disamping itu, ketika mengelilingi Ka'bah, seakan-akan tubuh seperti diisi oleh suatu energi misterius. Ada yang mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan dapat mengapung di air.

<<< Info Unik & Misteri

Bagikan artikel ini di: