|
Djiamsie
|
|
DJIAMSIE No. 27
Terbang dengan sayap sejauh puluhan ribu Li.
Dengan perlahan-lahan menuju ketengah-tengah awan-awan.
Mendadak datang angin dan mega.
hingga badan terombang ambing dalam kegelapan.
Artinya :
Senang dihati dan muka berseri, hingga rumah diperbaiki dan diperbaharui.
Pohon kering bersemi lagi, karena mendapat tiupan angin timur.
Bunga mekar dan mulai berbuah. Semua tangkai-tangkainya subur.
Bintang pagi mulai kelihatan merupakan hari yang dapat dibanggakan.
Maksud tegasnya :
Perkara pengadilan baik.
Orang sakit selamat.
Orang dalam perjalanan belum sampai ditempatnya.
Peruntungan (Uang) ada.
Wanita hamil akan melahirkan anak laki-laki
Gambarnya :
Dalam lingkungan Bintang Ik-SENG.
Dalam gambar terlihat seoarang yang sedang terbang yaitu On- Cou yang baru
terlepas dari penjara disebuah menara. Ia girang sekali karena terlepas dari
bahaya.
Digambar sebelah adalah Kho Han Boen. Cokongnya dengan sukarela untuk
menyembuhkan sesama manusia dengan pertolongan obat-obat.
Mengingat jasa Cokongnya pula karena Han Boen tak mempunyai anak, maka Dewa-dewa
memperistrikannya dengan Oh Pek Coa (Ular hitam dan ular putih tak tampak dalam
gambar ini).
Setelah kedua ular dijelmakan menjadi wanita-wanita cantik, sehinggga Han Boen
memperoleh anak lelaki sebagai menyambung keturunan Kho yang kemudian anak itu
menjadi Cong Gwan.
Juga berkat pertolongan Oh Pek Coa maka took obat Han Boen yang sepi berubah
menjadi laris.
Karena mendapat fitnahan kalau istri-istrinya itu bukan manusia tetapi ular,
maka Han Boen pada suatu hari memberi minuman arak kepada kedua istrinya itu.
Setelah menjadi mabuk barulah kedua istrinya itu berubah menjadi ular dan
segera mereka dibuang ke menara. Tetapi berkat pertolongan Dewa-dewa, ular itu
dibebaskan dan terbang ke langit sebagai badan halus.
Kembali
|
|
| Copyright © PRIMBON™ - All Rights Reserved |
|