|
Djiamsie
|
|
DJIAMSIE No. 20
Mulut dan lidah bagaikan batu giok dari pegunungan.
Umum mengetahui kebaikan dan kejahatan.
Dinasehatkan kepada tuan untuk secepat-cepatnya mundur.
Karena sangat dikhawatirkan lama-kelamaan akan terbenam dalam lobang jurang.
Artinya :
Bagaikan ular naga yang sakit serta berdarah merah dan kuning berperang
dilapangan.
Meskipun seorang nasibnya baik, tetapi bila ia sudah mendapatkan itu ia tak
luput dari kesukaran-kesukaran. Apabila bintang Pak Tauw datang barulah segala
perkara beres sedikit. Orang dalam perjalanan belum juga sampai atas segala
Perkara yang boleh dimajukan pengaduan.
Maksud tegasnya :
Segala perkara pengadilan baik.
Orang sakit selamat.
Wanita hamil akan melahirkan anak perempuan.
Peruntungan (Uang) tidak ada.
Orang dalam perjalanan belum sampai.
Gambarnya :
Dalam lingkungan Bintang TJOEI-SENG.
Terlihat dalam gambar ini dua orang bertengkar mulut.
Lama kelamaan yang satu terperosok kedalam Lumpur kesukaran, sedangkan
yang lain seakan-akan memperingatkan kesukaran yang dialami itu.
Dalam hal ini telah diperingatkan untuk bertindak mundur, karena
bertengkar mulut itu akibatnya tidak baik. Maka bila insyaf dan mundur berarti
keselamatan.
Baik diperhatikan dengan betul nasihat ini.
Kembali
|
|
| Copyright © PRIMBON™ - All Rights Reserved |
|